[Abstrak] Pengaruh Eritromisin Oral Dosis Tinggi Terhadap Intoleransi Makan Bayi Prematur: Uji Acak Terkontrol

Latar belakang : Intoleransi makan adalah komplikasi umum pada bayi  prematur dan berpengaruh pada lama tinggal di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa efek dari eritromisin oral dosis tinggi pada kondisi intoleransi makan pada bayi prematur.

Metode : Sebuah uji acak, double-blind, plasebo-kontrol dilakukan selama 2014 sampai 2015 (Tehran, Iran). Bayi prematur berusia >14 hari yang memenuhi kriteria intoleransi makan  kemudian dipilih untuk penelitian. Rekam medik sampel secara acak dimasukkan dalam 2 kelompok dengan cara pengacakan sederhana. Bayi di kelompok A menerima eritromisin oral 10 mg/kg setiap 6 jam selama 2 hari, dilanjutkan dengan 4mg/kg eritromisin oral setiap 6 jam selama 5 hari; dan bayi di kelompok B menerima plasebo dengan rute yang sama. Lama hari hingga mencapai pemberian nutrisi enteral penuh, hari hingga dikeluarkan dari NICU, dan komplikasi yang berkaitan dengan intervensi direkam dan dibandingkan hasilnya antara 2 kelompok. Uji yang digunakan untuk analisis antar variabel yaitu tes t-tidak berpasangan, Mann-Whitney, Uji Fisherdan Chi Square. Nilai p kurang dari 0,05 dipertimbangkan sebagai signifikan secara statistik.

Hasil : Sebanyak 20 bayi pada kelompok A menerima eritromisin dan 20 bayi kelompok B menerima plasebo. Eritromisin tidak dapat mempengaruhi rata-rata volume pemberian nutrisi, durasi pemberian nutrisi secara parenteral, lama dirawat, dan frekuensi dari pemutusan pemberian nutrisi (p>0,05); sedangkan rerata hari untuk mencapai pemberian nutrisi enteral penuh pada kelompok A secara signifikan lebih pendek daripada kelompok B (9.80 banding 16.80 hari; p=0,001).

Kesimpulan : Eritromisin dosis tinggi adalah langkah penyelamatan yang tidak memiliki efek samping. Eritromisin bermanfaat menurunkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pemberian nutrisi enteral penuh. Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menentukan dosis pemberian terbaik.

Kata Kunci : Eritromisin, dosis tinggi, intoleransi minum, bayi prematur

Jurnal dapat diakses di : pubmed

Abstrak diatas merupakan bagian dari jurnal Saboute, M., Mazouri, A., NaimiDhnavi, F., Khalesi, N., Farahani, Z., 2017. Influence of high-dose oral erythromycin on feeding intolerance in preterm neonates: A randomized controlled trial. Untuk mengakses terjemahan jurnal ini (Bahasa Indonesia) secara penuh, hubungi kontak saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *