[Abstrak] Ondansetron Oral versus Domperidone untuk Gastroenteritis Akut di Departemen Gawat Darurat Anak : Uji Coba Kontrol Randomisasi Double Blind Multicenter Abstrak

Penggunaan antiemetik untuk muntah pada gastroenteritis akut pada anak-anak masih menjadi bahan perdebatan. Kami melakukan uji coba acak double-blind untuk mengevaluasi apakah dosis oral tunggal ondansetron vs domperidone atau plasebo dapat meningkatkan hasil pada anak-anak dengan gastroenteritis. Setelah administrasi rehidrasi oral awal gagal, anak-anak usia 1±6 tahun yang dirawat karena gastroenteritis di departemen darurat pediatrik dari 15 rumah sakit di Italia secara acak akan menerima salah satu diantara dosis oral ondansetron (0,15 mg/kg) atau domperidone (0,5 mg / kg) atau plasebo. Hasil utama yang diambil yaitu persentase anak-anak yang menerima rehidrasi nasogastrik atau intravena. Nilai p 0,014 digunakan untuk menunjukkan signifikansi statistik (dimana CI 98,6% dihitung) sebagai hasil dari dua analisis sementara yang telah dilakukan.

1.313 anak-anak yang memenuhi syarat untuk diberikan larutan rehidrasi oral awal kemudian dibagi sesuai hasil; 832 (63,4%) berhasil mengalami rehidrasi; 356 anak yang tidak berhasil terehidrasi, menjalani pengacakan (dari 481 anak, 125 anak tidak dimasukkan dalam penelitian karena orang tua tidak memberikan persetujuan) dan dibagi menjadi: 118 untuk plasebo, 119 untuk domperidone, dan 119 untuk ondansetron. Empat belas (11,8%) membutuhkan rehidrasi intravena pada kelompok ondansetron dibandingkan dengan 30 (25,2%) dan 34 (28,8%) masing-masing untuk kelompok domperidone dan plasebo. Ondansetron mengurangi risiko rehidrasi intravena hingga lebih dari 50%, dibandingkan dengan plasebo (RR 0,41, 98,6% CI 0,20 ± 0,83) dan domperidone (RR 0,47, 98,6% CI 0,23 ± 0,97).

Tidak ada perbedaan untuk efek samping yang terlihat di antara kelompok. Dalam konteks perawatan darurat, 6 dari 10 anak berusia 1±6 tahun dengan muntah karena gastroenteritis dan tanpa dehidrasi parah dapat dikelola secara efektif dengan pemberian larutan rehidrasi oral saja. Pada anak-anak yang gagal rehidrasi oral, satu dosis oral ondansetron mengurangi kebutuhan rehidrasi intravena dan juga persentase anak-anak yang terus muntah, sehingga memudahkan keberhasilan rehidrasi oral. Domperidone tidak efektif untuk pengobatan gejala muntah selama gastroenteritis akut.

Jurnal dapat diakses di : pubmed

Abstrak diatas merupakan bagian dari jurnal Marchetti F, Bonati M, Maestro A, Zanon D, Rovere F, Arrighini A, et al., (2016) dengan judul Oral Ondansetronversus Domperidone for Acute Gastroenteritis in Pediatric Emergency Departments: Multicenter Double Blind Randomized Controlled Trial. Untuk mengakses terjemahan jurnal ini (Bahasa Indonesia) secara penuh, hubungi kontak saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *